Tinggal Di Desa Wisata Saung Ciburial (SMA Islam Putradharma Bekasi)

shares

Setelah sebelumnya SMK Kharisma Wita 2 Jakarta yang menjadi rombongan tamu HDG, kini SMA Islam Putradharma Bekasi juga menjadi tamu rombongan HDG Team di long weekend ini. Memang di minggu - minggu ini banyak sekolah - sekolah yang meminta paket wisata kepada kami, karena libur panjang untuk anak sekolah adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Garut.

Rombongan paket wisata kali ini cukup berbeda dari biasanya karena wisata ini menerapkan tema seperti layaknya tinggal di desa. Acara sangat begitu seru, makanya ikuti dan baca terus lengkapnya :) 


Ohh iyah acara ini berlangsung selama 4 hari 3 malam. Merupakan sebuah rekor buat saya, karena sebelumnya selama bekerja di HDG selama kurang lebih 4 tahun saya belum pernah nge guide selam ini. Lokasinya yang menjadi pusat dari paket wisata ini adalah Saung Desa Ciburial Garut. Berikut ini beberapa rondown acaranya. 

Hari Ke - 1 


Perjalanan menuju Garut 



Kegiatan ini dimulai tepatnya pada hari kamis tanggal 20 April 2016 dan para peserta dari SMA Islam Bekasi berangkat dari Bekasi pada pukul 06.00 WIB dan sampai di Garut pukul 12.00 WIB. Dengan jumlah peserta kurang lebih 80 orang siswa dan juga guru. Sesampainya di lokasi parkir para peserta langsung diajak untuk berjalan kebawah untuk bisa sampai di Saung Ciburial dan disana mereka melaksanakan foto untuk dokumentasi pribadi dan juga foto grup.






Makan Siang & Shalat Dzuhur di Saung Ciburial



Sesampainya di Saung Desa Ciburial, para siswa dan guru - guru diajak untuk shalat dzuhur di mesjid - mesjid terdekat lalu melaksanakan makan siang di saung desa ciburial dengan menu makan seperti layaknya di kampung, seperti nasi, lauk pauknya seperti sambel, bonteng, perkedel, daging ayam dan juga sayuran ala kampung. 








Moment ini tentunya tak begitu saja saya lewatkan karena ini akan menjadi dokumentasi berharga bagi siswa dan juga kami sebagai EO untuk mempromosikan kembali untuk wisatawan yang suka dengan kondisi perkampungan. 

Check In Home Stay 



Sesuai dengan temanya yaitu tinggal di desa, jadi tempat yang dipakai untuk beristirahat dan juga menginap untuk para siswa dan juga guru bukanlah di sebuah penginapan ataupun hotel melainkan di rumah - rumah warga desa ciburial atau home stay. Hal ini untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa bagaimana warga di desa menjalani kesehariannya seperti membereskan rumah, bertani dan juga yang lainnya. 









Untuk satu rumah warga ini ditempati dengan jumlah siswa sebanyak 6 orang, jadi untuk keseluruhan siswa kami menyewa homstay sebanyak 14 home stay dan 1 bungalow untuk guru. 

Track Kampung 



Selesai check in, acara ini dilanjutkan dengan treck kampung yaitu berkeliling kampung desa ciburial untuk mengetahui hal - hal apa sajakah yang akan ditemukan disana. Disana mereka (para siswa) diajak untuk melihat peternakan dan pengembangan domba Garut, pembuatan batik, pembuatan rak sepatu dan juga yang lainya. 








Selain untuk melihat hal -hal diatas, tujuan dari tracking kampung ini adalah untuk mengenalkan para siswa kepada seluruh masyarakat disana. Ini jugamenjadi hal yang paling untuk saya dokumentasikan kegiatannya. 

Menikmati Teh Kewer Khas Desa Ciburial



Menikmati snack sore sambil menikmati teh kewer khas ciburial makin menambah kesan nikmat setelah selesai melaksanakan trecking kampung yang lumayan melelahkan. Tracking kampung jaraknya memang lumayan jauh dan juga menanjak makanya dari itu para peserta atau siswa cukup kelihatan lelah. 





Teh kewer ini memang unik karena teh beraroma seperti kopi dan setelah diminum badan Anda akan terasa segar apalagi diminum selesai capek - capean pasti rasanya semakin nikmat. 

Istirahat


Selesai capek - capean, pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB para peserta beristirahat sejenak untuk melepas lelah. Perjalanan yang lumayan jauh dan juga tracking kampung yang cukup jauh pula serta menanjak pasti membuah para peserta kelelahan. 

Makan Malam dan Acara Keakraban Malam



Selesai beristirahat, acara dilanjutkan dengan acara malam dan juga keakraban malam. Acara ini disini dengan pengenalan lebih jauh tentang Desa Ciburial oleh Kades langsung disana. Pengenalan ini dimulai dari sejarah tentang dibangunnya desa ini hingga banyaknya wisatawan yang berkunjung ke desa Ciburial ini. 







Selain itu, kegiatan - kegiatan yang dapat dilakukan di desa ciburial ini juga disebutkan seperti Adu Domba, Paintball dan juga yang lainnya. Acara adat istiadat khas kota Garut seperti Debus, Lais juga biasa dilakukan di kampung desa ciburial. 

Kembali ke Kamar & Sleeping Beauty


Waktu menunjukan pukul 21.00 WIB itu berarti acara kegiatan paket wisata dari SMA islam bekasi ini berakhir untuk hari pertama dan seluruh siswa dipersilahkan untuk kembali ke home staynya masing - masing untuk persiapan kegiatan besok. 


Hari ke - 2

Tinggal Di Desa Wisata Saung Ciburial (SMA Islam Bekasi)  kembali masuk ke hari ke - 2. Acara hari ke - 2 mungkin akan menjadi lebih seru dari hari pertama, karena hari pertama akan di isi dengan acara - acara kegiatan bergabung bersama warga diantaranya : 

Shalat Subuh, Bangun Pagi



Dimulai dengan shalat subuh berjama'ah di mesjid terdekat. Karena ini merupakan salah satu SMA Islam di Bekasi, jadi aturan - aturan agamanya sangat ketat di SMA ini, yaitu salah satunya diwajibkan untuk seluruh para murid untuk bangun jam  setengah 4 dan Shalat Subuh berjema'ah. Bagi yang tidak mengikuti shalat subuh dihukum dengan hukuman pus up sekuatnya. 

Makan Pagi 



Setelah hukuman - hukuman dilaksanakan bagi para siswa pelanggar, kegiatan dilanjutkan dengan makan pagi di Saung Desa Ciburial. Makan pagi ini tidak berbeda jauh dari hari pertama dengan manu makan nasi goreng, kerupuk, bonteng, sambel dan juga daging ayam. Namun di hari kedua, guru - guru dari SMA ISLAM Bekasi ini merkomendasikan untuk para siswi belajar mandiri dengan mencuci piring bekas makanannya dan juga membersihkan sampah di sekitarnya. 














Sebelum acara makan pagi dilaksanakan kegiatan olahraga pagi juga dilaksanakan supaya tubuh para siswa suhat bugar. Kegiatan ini saya kembali dokumentasikan dengan foto maupun video. Namun sayang dokumentasi videonya belum saya edit hhee


Panen Sawi 



Nah kegiatan inilah yang saya tunggu - tunggu dari hari pertama, mengingat moment ini adalah hal yang paling menarik, para siswa bisa bergabung dengan masyarakat sekitar untuk bertani dan bisa melihat bagaimana keseharian dari para petani tersebut. 








Para siswa juga diajarkan bagaimana caranya memanen sawi dengan benar dimulai dari memotong, membereskan hingga mencabuti dari tanagnya langsung. Berfoto ria mengabadikan moment ini juga tak terlewatkan menginat moment ini akan menjadi sejarah yang tak akan terulang untuk kedua kalinya. 


Makan Siang & Shalat Dzuhur



Meskipun panas dan juga capek seharian memanen sawi tepatnya pukul 12.00 WIB. Para siswa justru kelihatan sangat bersemangat dengna berfoto grup. Selesai memanen sawi para peserta kembali ke Saung Desa Ciburial untuk melaksanakan makan siang dan juga Shalat Dzuhur. 





Kegiatan makan siang ini sangat tepat dilakukan mengingat setelah capek - capean memanen sawi para siswa pasti sangat lapar. Kembali setelah selesai makan para siswa di didik untuk mencuci piringnya masing - masing untuk membuat kemandirian bagi para siswanya tersebut. 

Membatik Garutan. 



Selesai shalat Dzuhur para siswa diajak untuk beristirahat sejenak sebelum acara dilanjutkan dengan acara membatik Garutan yaitu para siswa diperlihatkan bagaimana caranya membatik dan diperkenalkan batik - batik apa saja yang menjadi ciri khas kota Garut.









Disini para siswa diajak untuk menggambar sendiri batik tulis dengan mengikuti pola yang telah tersedia. Antusiasme dari para peserta saat membatik ini cukup signifikan. Itu terlihat dari para siswa yang hampir seluruhnya mengikuti kegiatan membatik Garutan ini. 

Istirahat 


Istirahat selama kurang lebih 1 jam dari pukul 17.30 WIB hingga 18.30 WIB 

Makan Malam & Keakraban Malam



Kegiatan malam di hari kedua ini dilaksanakan dengan keakraban malam para peserta yaitu dimulai dengan makan malam dengan menu makan yang seperti biasa yaitu nasi, daging ayam, sambel, bonteng, dan juga sayur sawi hasil panen dari para siswa. 










Acara malam hari ke-dua semakin terasa hangat ketika foto - foto kegiatan dari para peserta dai hari pertama hingga hari kedua ditampilan di layar scrint sehingga para siswa bisa melihat dokumentasi foto dirinya maupun temannya tersebut. 

Kembali ke Kamar & Istirahat


Acara hari ke-2 ditutup dengan membaca hamdalah dan juga beristirahat kembali ke home stay nya masing - masing. 

Related Posts

0 komentar: