Paket Liburan Murah

Anda bisa mendapatkan harga terbaik, karena lokasi tim kami yang betul-betul berada satu kota dengan Hotel atau Penginapan yang akan dituju karena kami hanya fokus di Bungalow, Villa, Kamar Hotel dan Penginapan serta Rumah Sewa yang berada di Kabupaten Garut.

Paket Wisata ke Puncak Darajat Garut

Paket Wisata ke Garut untuk rombongan cukup besar yang berencana akan melaksanakan Outing Perusahaan ataupun Gathering keluarga besar dengan target menginap di Puncak Darajat Garut sekaligus mendapatkan fasilitas Outbound di Mulih ka Desa.

Arung Jeram di Garut

Anda Hobi Arung Jeram ? Sering Rafting di berbagai Tempat ? Jika anda seorang 'petarung Jeram' berpengalaman, belum layak menyandang gelar 'Tukang Arung Jeram' jika belum mencoba Rafting dan jibaku di Jeram Sungai Cikandang Garut.

Wisata Alam Pantai Garut Selatan

Dengan pemandangan alam yang begitu alami menjadi daya tarik tersendiri bagi kita saat berwisata di Garut, dengan pegunungan dan pesawahan yang hijau dan asri membuat kita puas saat berlibur di kota intan tersebut.

Daftar Lengkap Objek Wisata

Tempat wisata di Kabupaten Garut sangat cocok untuk kita yang ingin menghabiskan masa liburan anda bersama keluarga atau teman-teman. Garut bagian dari tempat wisata yang ada di jawa barat yang indah dan mempesona.

Dimanapun tempat anda menginap, kemanapun Destinasi Wisata anda di kota Garut, pastikan HDG Team yang mendampingi liburan anda!

Selasa, 20 Juni 2017

Wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Tempat Wisata di Bandung berikutnya yang menjadi rekomendasi dari wisatadigarut.com adalah Gunung Tangkuban Perahu Bandung. Salah satu destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi ketika sedang berada di kota Bandung. Lokasi tepatanya terletak di Cikole, Lembang, Bandung kurang lebih sekitar 20 KM dari pusat kota Bandung.



Untuk Anda yang ingin berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu ini, Anda bisa mengikuti jalur di google maps diatas. Gunung Tangkuban Perahu ini masih merupakan gunung yang aktive namun sekarang sudah tidak berbahaya alias aman untuk dikunjungi. Letusan terakhir di gunung tangkuban perahu ini adalah sekitar tahun 2013.

Diantara Anda mungkin ada yang bertanya - tanya mengapa gunung ini dinamakan Gunung Tangkuban Perahu ?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, dibawah ini saya mempunyai cerita singkat sejarahnya yang sangat terkenal tentang gunung ini yaitu Legenda Sangkuriang.

Sejarah Gunung Tangkuban Perahu Bandung


Siapa yang tidak kenal sih dengan sejarah Gunung Tangkuban Perahu Bandung ini yang sangat terkenal, Legenda Sangkuriang. Dari anak - anak hingga orang dewasa di seluruh Indonesia pasti tahu sejarah tentang tempat ini karena sering kali di tayangkan di televisi - televisi nasional dan menjadi tontonan masyarakat Indonesia yang sangat menarik.

Sejarah tentang gunung ini yaitu seorang anak yang ingin menikahi ibu kandungknya sendiri. Penasarankah dengan sejarahnya  ? Lihat Video di bawah ini !


Wisata ke Gunung Tangkuban Perahu

Kawah Gunung Tangkuban Perahu

Setelah Anda diatas melihat sejarahnya tentang Gunung Tangkuban Perahu, apakah Anda tidak tertarik untuk melakukan kunjungan wisata ke tempat yang satu ini ?

Pastinya Anda sangat tertarik bukan untuk mengunjungi tempatnya. Tempat ini sangat populer di kalangan wisatawan dari berbagai kota di Indonesia. Kepopuleran tempat ini membuatnya selalu ramai di kunjungi baik itu hari - hari biasa ataupun weekend dan libur panjang tiba.

Gunung ini masih terbilang aktiv yang ditandai dengan adanya gas belarang dan sumber air panas alami yang mengalir di kaki Gunung. Namun meskipun masih aktiv gunun ini terbilang aman dikunjungi, hanya saja ketika berkunjung Anda disarankan untuk memakai masker untuk menghindari bau belerang dari gunung tersebut.

Gunung ini berada di ketinggian sekitar 1830 MDPL dan bersuhu 17 derajat celcius bila siang hari dan bisa sampai 2 derajat celcius pada malam hari. Pastinya sangat dingin bukan ? Maka dari itu, ketika berkunjung baik itu siang hari ataupun malam hari disarankan untuk membawa jaket yang tebal.

Gunung Tangkuban Perahu ini juga memiliki 3 Kawah yang terkenal dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para wisatawan yang berkunjung, kawah - kawah tersebut diantaranya :


1. Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu 


Kawah ini begitu sangat terkenal dan menjadi maskot dari gunung tangkuban perahu. Terkenalnya kawah ini juga karena kawahnya yang besar dan memiliki pemandangan yang indah. Untuk bisa mencapai kawah Anda bisa menggunakan kendaraan mobil pribadi Anda, Motor pribadi Anda ataupun mobil sewan yang tersedia disana.

Kawah Ratu bisa Anda lihat dari daratan yang lebih tinggi dan juga disediakan tempat yang nyaman untuk melihat pemandangan di kawah ratu tersebut. Tanah di kawah ratu ini adalah memiliki warna putih dengan batu - batu berwarna kekuningan karena mengandung belerang.

2. Kawah Domas Gunung Tangkuban Perahu


Jarak tempuh dari lokasi parkiran ke kawah domas ini adalah sekitar 1,2 KM. Selama melewati kawah domas Anda akan melewati jalan setapak dan hutan - hutan rindang. Kawah Domas terletak di bawah Gunung Tangkuban Perahu. Kawah ini di dominasi oleh tebing - tebing putih dan sumber air panas alami.

Di Kawah ini ada hal menarik yang bisa Anda dapatkan dan lakukan yaitu disini Anda bisa pijat dan lulur lumpur. Merasakan spa lumpur asli kawah domas dapat dipercaya menghilangkan berbagai penyakit kulit dan biaya untuk spa lumpur tersebut adalah :

Tangan : Rp. 100.000,-
Kaki : Rp. 100.000,-

Kawah domas memiliki beberapa kubangan air hangat yang biasa digunakan untuk pengunjung mencuci kaki dan tangan mereka. Khasiat kubangan air hangat ini dapat menghilangkan berbagai penyakit kulit


3. Kawah Upas Gunung Tangkuban Perahu


Kawah Upas berada di sebelah Kawah Ratu. Untuk mencapainya, Anda harus melalui jalan terjal dan berpasir. Mungkin hal ini yang membuat jumlah wisatawan yang berkunjung ke sini lebih sedikit bila dibandingkan dengan Kawah Ratu. Selain itu, Kawah Upas juga lebih kecil dan lebih dangkal.


Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu


Nah, untuk tiket masuk ke objek wisata ini adalah sebagai berikut.

Weekdays 


Tiket Masuk / Orang = Rp. 20.000,-
Biaya Masuk Bus  = Rp. 110.000,-
Biaya Masuk Mobil = Rp. 25.000,-
Biaya Masuk Motor =Rp. 12.000,-


Weekend 


Tiket Masuk / Orang = Rp. 30.000,-
Biaya Masuk Bus  = Rp. 150.000,-
Biaya Masuk Mobil = Rp. 35.000,-
Biaya Masuk Motor =Rp. 17.000,-

Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 11.49

Senin, 19 Juni 2017

Wisata Kawah Putih Ciwidey

Rekomendasi Tempat Wisata di Bandung yang pertama yang akan saya bahas kali adalah Kawah Putih Ciwidey. Apakah Anda mengetahuinya ? Apabila Anda adalah seorang yang suka jalan - jalan pasti Anda mengetahuinya. Objek wisata Kawah Putih Ciwidey ini berada di Kabupaten Bandung tepatnya di Sugihmukti, Pasirjambu, Bandung.



Untuk Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini, supaya Anda tidak bingung Anda bisa mengikuti jalur google maps diatas. Namun sebelum saya terangkan apa yang membuat Anda bisa berminat berkunjung ke tempat ini, Anda mungkin tidak akan tertarik untuk mengunjunginya. Untuk menarik minat Anda berkunjung bacalah detail lengkapnya tentang objek wisata kawah putih ciwidey di bawah ini.


Kawah Putih Ciwidey Bandung


Anda mungkin sering mendengar baik dari teman - teman Anda yang suka jalan - jalan ke Bandung atau banyak melihat dari internet bahwa objek wisata ini sangat populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Anda juga mungkin tahu bahwa tempat ini selalu ramai oleh wisatawan dari berbagai kota bukan hanya dari kota Bandung saja.

Tahukah Anda mengapa bisa seramai itu ? Itu karena tempat ini adalah tempat yang memiliki pemandangan yang indah dan juga menarik untuk dilihat. Bayangkan banyak orang yang rela datang jauh - jauh ke objek wisata ini karena pemandangan tempatnya yang bagus untuk berfoto dan memasukannya ke media - media social Anda, Facebook, fath, instagram, dan yang lainya.

Kawah Putih Ciwidey
sumber gambar : initempatwisata.com/
Apakah Anda tidak tertarik untuk melakukan hal tersebut ? Bila dilihat selirik, tempat wisata ini seperti objek wisata kawah talaga bodas yang ada di Garut Jawa Barat. Dimulai dari pemandangannya maupun dari kondisi air yang ada di talaga tersebut. Air yang berada di Kawah Putih Ciwidey ini berwarna putih kehijauan seperti layaknya air yang ada di Kawah Talaga Bodas Garut dan juga bisa berubah warna sewaktu waktu sesuai dengan cuaca di tempat tersebut.

Kawah Talaga Bodas Garut
Lokasi : Wanaraja Garut 
Cuaca di Kawah Putih Ciwidey ini sangat dingin bahkan bisa mencapai 10 Derajat Celcius, jadi untuk Anda yang akan mengunjungi objek wisata ini diusahakan membawa jakat yang tebal apalagi jika berkunjung pada pagi hari ataupun sore hari menjelang malam. Suhu 10 derajat celcius itu biasa terjadi pada bulan Juni - Agustus.

Terkadang objek wisata ini sering dipakai untuk foto Free Wedding bagi para pasangan yang akan menikah. Bagaimana tidak, pemandangan yang indah disini tak mungkin disia - siakan begitu saja untuk mengabadikan moment terindah tersebut. Bahkan kategirinya yang melaksanakan Foto Free Wedding disini adalah cukup banyak dan cukup sering. Untuk biaya foto Free Wedding disini adalah Rp. 500.000,-.


Jarak Dari Pusat Kota


Buat Anda semua yang ingin melakukan kunjungan wisata ke objek wisata ini, lokasi objek wisata ini jaraknya bila dasri kota Bandung adalah sekitar 2 jam perjalanan, sedangkan bila dari Jakarta adalah sekitar 4 - 5 jam perjalanan, tergantung macet dan tidaknya Anda dijalan. Bila tidak macet dijalan sekitar 4 jam sedangkan bila macet dijalan jaraknya sekitar  5 jam perjalanan.

Jadwal Kunjungan


Jika Anda ingin berkunjung ke kawah putih Ciwidey, ada baiknya Anda berkunjung pada pukul 07.00 WIB - 10.00 WIB pagi karena pemandangannya pada pukul tersebut sangat bagus, indah dan menawan, pokoknya sangat cocok deh buat kalian yang mau upload fotonya di instagram ataupun media social lainya.

Tiket Masuk Objek Wisata 


Ohh iyah, kalin pasti penasaran, berapa sih tiket masuknya untuk bisa berkunjung ke objek wisata ini ? Disini saya mempunyai daftar harganya !

Untuk Tiket Masuknya hanya Rp. 18.000,- / orang
Untuk Biaya Mobil Rp. 150.000,- sampai ke atas kawasan kawah putih.
Untuk Motor Biayanya Rp. 38.000,-
Sedangkan untuk biaya Foto Preewedding Rp. 500.000,-

Romantis dapet, pemandangannya dapet, ada hutannya juga. Ohh iyah saya hampir lupa memberitahukan kepada Anda bahwa objek wisata kawah putih ciwidey ini terbentuk akibat letusan Gunung Patuha. Kawasan Puncak Gunung Patuha Masih menjadi primadona bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Pengelola gunung patuha menyebutkan kawah putih ciwidey masih aman meski erupsi abu pulkanik dari gunung tetap turun di area bawah gunung
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 15.52

Minggu, 18 Juni 2017

Rekomendasi Tempat Wisata di Bandung 2017

Setiap kota mempunyai rekomendasi tempat wisata untuk dijadikan tempat liburan ketika weekend tiba. Seperti layaknya kota Bali, kota Bandung juga mempunyai rekomendasi tempat wisata yang dapat Anda jadikan lokasi liburan baik bersama keluarga, teman ataupun rekan kerja Anda. Rekomendasi berikut ini semoga saja bisa menjadi alternative untuk Anda yang sedang kebingungan mau ngajak liburan kemana keluarga kali ini. 

Rekomendasi Tempat Wisata di Bandung 


Kawah Putih Ciwidey

Berikut ini saya mempunyai 15 Rekomendasi tempat wisata di Bandung. Rekomendasi ini telah saya pertimbangkan baik - baik dan saya memilih tempat wisata yang paling menarik dan sangat cocok untuk dikunjungi. Tempat - tempat tersebut diantaranya : 


1. Kawah Putih Ciwidey 



Kawah Putih Ciwidey ini terletak di Jl. Raya Soreang Ciwidey Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Merupakan tempat wisata yang sangat cocok untuk membawa keluarga Anda berlibur di long weekend yang akan segera tiba. Soal pemandangan di tempat ini sudah tak perlu ditanyakan lagi, tempat ini selalu menjadi tujuan para wisatawan saat libur panjang. 

Tiket Masuk Kawah Putih Ciwidey : Rp. 18.000,- /orang 
Tiket Masuk Mobil Kawah Putih Ciwidey : Rp. 150.000,- / Mobil
Biaya Untuk Pree Wedding : Rp. 500.000,- 

Jam buka untuk kunjungan objek wisata ini adalah dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. 

Untuk detail lengkapnya mengenai objek wisata Kawah Putih Ciwidey bisa Anda Klik Disini!


2. Gunung Tangkuban Perahu 


Gunung Tangkuban Perahu adalah destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Terletak sekitar 30 km di sebelah utara kota Bandung dengan ketinggian sekitar 2.084 Meter di atas permukaan laut. Gunung tangkuban perahu adalah tempat rekreasi yang banyak diminati dan menjadi salah satu icon dari Jawa Barat. Kendaraan pribadi adalah hal kendaraan terbaik ketika Anda mengunjunginya bersama keluarga.

Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu


Wisatawan domestik:

Tiket masuk: Rp 13.000 / Orang 
Parkir motor: Rp 5.000 / Motor 
Parkir mobil: Rp 10.000 / Mobil 
Parkir bus: Rp 20.000 / Bus

Wisatawan asing:

Tiket masuk: Rp 50.000 / Orang 
Parkir motor: Rp 7.000 / Motor 
Parkir mobil: Rp 15.000 / Mobil 
Parkir bus: Rp 25.000 / Bus


3. Trans Studio Bandung


Trans Studio Bandung merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan luar kota pada musim liburan. Tempat Wisata yang berupa taman bermain indor ini yang didirikan kedua oleh strascore setelah sebelumnya mendirikan taman bermain trans studio makasar. Trans Studio Bandung sebagai sarana baru Bandung kota. Merupakan ruangan yang dimanfaatkan sebagai area wisata yang tergolong area wisata keluarga. 

Tiket Masuk Trans Studio Bandung 


Senin - kamis 
Harga Tiket : Rp. 180.000

Hari jum'at 
Harga Tiket : Rp. 200.000

Hari Sabtu - Minggu 
Harga Tiket : Rp. 280.000

Jam Operasional 

Senin - Kamis : Pukul 10.00 - 19.00 WIB
Sabtu - Minggu : 09.00 - 21.00 WIB

4. Curug Dago 


Curug Dago merupakan objek wisata berupa air terjun di Bandung. Curug Dago ( Air Terjun Dago ) terletak di jalan Dago ( Dago Pojok ). Akses jalan menuju ketempat ini ada dua. Pertama bisa melalui jalan di depan Terminal Dago. Atau kedua bisa melalui jalan Bukit Dago Utara, biasa nya kalo yang bawa mobil, parkirnya di Dago Tea House ( Taman Budaya Bandung/Dago Thee Huis ).

Raja Rama V ( Chulalongkorn the Great )dari Thailand, salah satu Raja Siam terbesar, pertama kali berkunjung ke Curug Dago pada 1896. Ia kembali ke Thailand dengan kenangan yang indah. Pada 1901 ia kembali lagi, lalu mengukir tanda tangannya pada sebuah batu di Curug Dago sebagai bentuk kekagumannya pada tempat itu. Pada 1929, Raja Rama VII ( Prajadhipok ) mengikuti jejak ayahnya.


Tiket Masuk


Senin - Minggu : Rp. 5.000,- /orang 
Kendaraan Motor : Rp. 2.000 / motor


5. Pasar Baru 


Bagi Anda penyuka wisata belanja, Pasar Baru adalah tempat yang paling pass untuk berwisata. Dipasar baru ini tersedia berbagai jajanan makanan serta pakaian yang sangat murah. Mulai dari aksesoris pakaian hingga berbagai aksesoris lainya seperti dompet, sepatu. Tempat ini selalu menjadi objek wisata yang paling ramai dikunjungi apalagi bila weekend ataupun bahkan bila mau menjelang idul adha seperti sekarang.


6. Observatorium Bosscha


Di Bandung terdapat beberapa temopat yang unik yang mungkin tidak akan ditemukan di tempat lain, salah satunya adalah Observatorium Bosscha. Observatorium Bosscha merupakan sebuah tempat wisata untuk pengamatan benda - benda yang ada di langit (teropong). Dari tempat ini, Anda bisa melihat pandangan hingga tembus ke luar angkasa. Tempat ini juga menjadi tempat yang sangat cocok untuk liburan keluarga karena selain bermain, liburan ini juga bisa menjadi tempat untuk anak - anak Anda belajar.

Harga tiket masuk ke Observatorium Bosscha ini adalah :

Siang : Rp. 15.000,- / orang
Malam : Rp. 20.000 / orang

7. Danau Situ Patenggang 


Bila di kota Garut ada Situ Bagendit, berbeda dengan yang di Bandung yang terdapat Situ Patenggang. Tempat wisata ini berlokasi tidak jauh dari Kawah Ciwidey. yang berada di Bandung Selatan. Jarak dari Objek Wisata Ciwidey ke Situ Patenggang ini berkisar kira - kira 7 KM. Pemandangan yang asri dan sejuk bisa Anda dapatkan disini mengingat ada perkebunan teh disekitarnya. Luas dari Danau Situ Patenggang ini adalah sekitar 4.500 hektare.


Untuk Tiket Masuk ke Objek wisata ini adalah sebagai berikut.

Wisatawan lokal: 15.000 Rupiah / orang
Wisatawan asing: 50.000 Rupiah / orang

Untuk kendaraan, tarif masuknya adalah:

Motor: 3.500 Rupiah / motor
Mobil: 11.500 Rupiah / mobil
Bus: 22.000 Rupiah / bus


Tarif lain-lain:

Penyewaan perahu per perahu: 150.000 Rupiah
Penyewaan perahu per orang: 15.000 Rupiah
Perahu angsa: 40.000 Rupiah
Penyewaan tikar: 10.000 Rupiah
Penginapan: 600.000 Rupiah


8. Kampung Gajah 


Inilah salah satu wisata paling asyik di Bandung, berbagai permainan ada di dalamnya. Wahana permainan Kampung Gajah ini lengkap banget Boboers, ada waterboom, mini zoo, kolam pancing, rumah hantu, go kart, ATV, paintbal dan flying fox. Semuanya seru engga cuma untuk dewasa, tapi juga cocok untuk anak-anak.


Harga Tiket Kampung Gajah 

Senin – Jumat: 10.000 Rupiah
Akhir pekan dan hari libur: 20.000 Rupiah
Mobil: 10.000 Rupiah

Jam Buka Kampung Gajah


Wahana permainan:

Senin – Jumat: 9 pagi – 6 sore
Akhir pekan dan hari libur: 8 pagi – 6 sore


Restoran:

Senin – Jumat: 10 pagi – 8 malam
Akhir pekan dan hari libur: 9 pagi – 8 malam

9. Air Panas Ciater


Anda dapat memilih lokasi mana yang ingin Anda datangi karena di tempat wisata ini ada beberapa pihak yang mengelola sejumlah tempat pemandian air panas. Selain menyajikan pemandian air panas alami, di Ciater juga terdapat kolam umum yang menyediakan fasilitas kamar-kamar yang disewakan. Di dalam kamar-kamar ini, Anda akan mendapatkan privacy dan kenyamanan berendam untuk menikmati sensasi air hangat sepuasnya.

Untuk harga tiket masuk Ciater ini pengelola menetapkan harga Rp 22.000,- hanya untuk tiket masuk Sari Ater saja. Sedangkan jika anda ingin menikmati hangatnya pemandian air panas, harga tiket masuk Ciater yang harus dibayarkan cukup bervariasi tergantung dari jenis kolam air panas yang akan anda masuki. Kolam air panas yang paling sederhana bisa dinikmati dengan harga tiket masuk Ciater kurang lebih sebesar Rp 10.000,- saja. Dan semakin bagus kolam air panasnya, maka akan semakin mahal harga tiket masuk Ciater yang harus dibayarkan. Seperti misalnya untuk kolam yang paling lengkap dan bagus anda bisa membayar dengan harga tiket masuk Ciater sebesar Rp 80.000,-. Dan satu hal lagi yaitu jika anda hendak bermalam di tempat ini anda tidak perlu khawatir, karena ada banyak sekali hotel di Ciater yang bisa dijadikan tempat menginap. Selain itu juga ada beberapa villa di Ciater atau hotel sari Ater yang cukup terjangkau harganya.


10. Kebun Binatang Bandung


Kebun Binatang Bandung Dulunya adalah sebuah Taman. Taman ini diresmikan pada tahun 1923 untuk memperingati Jubileum/jubilee ( ulang tahun ) Ratu Wilhelmina dari Belanda, sehingga diberi nama Jubileumpark ( Taman Sari ). Kemudian Kebun Binatang Bandung dibangun dan diresmikan di selatan taman ini tahun 1933 oleh pemerintah kolonial Belanda ( Holland/Nederlands ).


Harga Tiket Masuk 

Rp. 20.000,- /orang

11. Rumah Mode Bandung


Long Weekend! dan di Artikel Wisata di Garut ini HDG Team beserta keluarga besar Bapak Yoga Regawa Indra selalu punya jadwal jalan-jalan tahunan ke Bandung, Jawa Barat Indonesia.

Kali ini kami belanja ke Rumah Mode Bandung, Jawa Barat Indonesia, salah satu Factory outlet terkenal di Kota Kembang ini, tempat dimana turis-turis mancanegara selalu terlihat berbelanja pakaian dan aksesoris. Sebelum belanja kita juga sempet sarapan ala sunda di Pondok Makan Ikan Cianjur di daerah Setiabudi.

12. Kebun Stroberry Ciwidey


Wisata petik strawberry sendiri adalah seuatu yang banyak diminati oleh wisatawan di kawasan Ciwidey, banyak kebun strawberry tumbuh di kawasan tersebut dan merupakan salah satu ciri khas oleh-oleh asal Ciwidey Bandung.

Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 10.49

Rabu, 14 Juni 2017

Kesenian Garut Cigawiran

Kesenian Cigawiran 

Pimpinan / Tokoh : Rd. Iyet Dimyati 
Asal : Kampung Serang - Desa Cigawir - Kec. Sela Awi - Kab. Garut

Cigawiran

Cigawiran merupakan seni vocal yang mempunyai kekhususan dan berbeda dengan lagam - lagam tembang lainnya, meski demikian Cigawiran tetap dikategorikan sebagai salah satu jenis Tembang Sunda yang mempergunakan lagam atau ala Cigawir.

Tembang Sunda Cigawiran diperkirakan dikembangkan mulai sekitar tahun 1823 dengan tokohnya Rd. H. Jalari (1823 - 1902), kemudian dilanjutkan oleh Rd. H. Abdullah Usman (1902 - 1945), lalu Rd. Mohamad Isya (1945 - 1980), dan kini memasuki periode ke IV tokohnya adalah Rd. Agus Gaos, Rd. Muhammad Amin dan Rd. Iyet Dimyati. Namun tokoh tersebut hanya tinggal Rd. Iyet Dimyati. 

Tembang Cigawiran pada awal perkembangannya bermula dari kebiasaan Rd. H. Jalari yang senang berguru ke berbagai pesantren hingga ke Jawa Timur. Beliau memiliki kebiasaan mengarang dalam bentuk guguritan dengan pola mengikuti aturan pupuh yang kemudian guguritan tersebut dikembangkan dengan lagam mandiri.

Thema dari guguritan tersebut berupa fatwa - fatwa yang mengajak untuk melaksanakan syariat Agama Islam secara sempurna dengan tidak memaksa, ada juga rumpaka - rumpaka lagu yang menuturkan keindahan alam dan hal lainnya. 

Sepulang berguru agama dai berbagai pesantren di Jawa, Jalari muda mendirikan pesantren di tempat kelahirannya, Cigawir. Sedangkan yang diajarkannya selain Al - Qur'an, guguritan yang beliau karang dengan khas beliau pun diajarkan pula. Sehingga tidak heran jika para Santri yang sempat belajar ke PesantrenCigawir selain bisa mengaji, paham juga tentang guguritan serta melagukannya.

Dalam perkembangan kini, Tembang Cigawiran seringkali dipergunakan para Ulama untuk menyampaikan petuah - petuahnya dalam ceramah di pesantren - pesantren sekitar Cigawir, Sela Awi dan Limbangan, juga acap kali dipergunakan Rd. Iyet Dimyati untuk menyampaikan lamaran atau nyerenkeun maupun nampi Pengantin pada upacara pernikahan. ***
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 11.35

Senin, 12 Juni 2017

PCG - Papandayan Camping Ground

Hallo apa kabar sahabat Wisata di Garut ? Semoga keadaan kalian semua baik - baik saja yah. Saya doakan dihari ini, hari ketika Anda membaca artikel ini Anda mendapatkan manfaat dari informasi yang akan saya berikan berikut ini. Masih mengenai Wisata Garut, apakah Anda mengenal objek wisata baru yang lokasinya tidak begitu jauh dari Gunung Papandayan ? 

Mungkin untuk warga kota Garut sih pasti kenal atau tahu, tapi apakah mungkin untuk warga kota Bandung dan kota lainya tahu ? Bisa iya bisa tidak yah karena mungkin ada beberapa diantara Anda yang sering berkunjung ke Garut untuk menikmati suasana alam di kota Garut. Nah. di bawah Gunung Papandayan Garut, kini terdapat objek wisata Papandayan Camping Ground atau PCG biasa masyarakat kota Garut menyebutnya.

Papandayan Camping Ground

PCG ini merupakan salah satu objek wisata di Garut yang paling ramah untuk dikunjungi oleh keluarga Anda. Liburan disini dengan membawa anak - anak, kaka, adik maupun saudara - saudara yang lainya adalah hal yang tepat karena tempatnya yang sangat indah dan juga menarik untuk dilihat begitupun dikunjungi. Banyak hal menarik yang dapat Anda temukan di Papandayan Camping Ground ini, diantaranya : Anda akan menemukan rumah pohon, dan permainan - permainan lainya.

Dahulu sebelum objek wisata ini benar - benar jadi sebagai objek wisata, kawasan ini banyak yang menyebutnya sebagai rest area nangklak. Dimana diantara wisatawan yang sedang ingin berkunjung ke Gunung Papandayan memilih tempat ini sebagai tempat untuk rest area untuk sekedar minum kopi dan menghilangkan rasa capek.



Sebelum menjadi tempat tempat wisata yang populer, Papandayan Camping Ground ini dahulunya adalah tempat biasa yang masih dalam tahap pembangunan dan masih banyak yang menganggap tempat ini sebagai bukit teletubiesnya Garut. Akan tetapi sekarang di tahun 2017 ini tempat ini menjadi tempat dengan objek wisata yang memikat. Banyak sekali perubahan yang ditempat ini. Tempat ini memang benar - benar disetting sebagai tempat tujuan para wisatawan.

Fasilitas di tempat ini diantaranya :

  • Area Game
  • Camping Area 
  • Kolam Renang Yang Dingin
  • Selfie Area
  • Serta Penginapan Unik & Tradisional
Tempat Wisata ini juga sering dijadikan lokasi outbound oleh beberapa pihak yang membawa rombongan tamu gathering ataupun outing, terkadang paintball disini juga bisa dilaksanakan. Namun masih ada yang kurang dari tempat wisata ini, mengenai makanan tempat ini belum mendirikan sebuah restoran ataupun rumah makan, hanya ada warung - warung kecil yang setiap hari beroperasi. Warung - warung disini menyediakan makanan jajanan seperti warung kopi, mie instan, karedok dan lain - lain. 

Ngecamp di PCG

Untuk menikmati sajian makanan yang enak, ada baiknya Anda membawa makanan dari bawah. Di bawah ada sebuah rumah makan yang memiliki view yang indah maupun makanan yang enak yaitu Rumah Makan Sari Papandayan Garut. Jika Anda ingin menginap pun di tempat ini menghabiskan luburan selama beberapa hari, Anda bisa menginap di penginapan minimalis yang unik dan lucu, hanya saya sarankan jika Anda tertarik untuk menginap disini usahakan membawa jaket yang tebal karena udara disini sangatlah dingin. Bila Anda mau, Andapun bisa mendirikan tenda dan nge camp di tempat ini. 
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 09.28

Jumat, 09 Juni 2017

Pencak Ular

Pencak Ular 

Pimpinan : Bp. Engkun
Asal : Desa Samarang - Kec. Samarang - Kab. Garut

Pencak Ular sebenarnya sama saja dengan Pencak Silat lainya, dimana pesilat atau pemain mempragakan keterampilannya mengolah gerak dan jurus-jurus pencak silat. Perbedaanya adalah pada pesilat yang membawa ular berbisa tatkala mempragakan jurus-jurusnya itu. 

Bermain dengan ular berbisa, menjadi kekhasan dari seni tradisional
pencak ular ini.
Ular yang dipergunakan dalam atraksi Pencak Ular ini pun bukanlah ular peliharaan, tetapi ular liar yang sengaja mereka cari begitu Kelompok Kesenian ini mendapaatkan pesanan untuk tampil. Dengan demikian para pesilatnya -- mulai anak-anak hingga dewasa-- tentunya sudah kebal terhadap bisa ular tersebut. 

Sedangkan jalannya pertunjukan dan waditra (alat musik) yang dipergunakan sama saja dengan penampilan Pencak Silat umumnya ; sebelum tampil dan tatkala mempragakan jurus-jurus awal (pembuka) Pesilat menyimpan ularnya dibalik baju sehingga ketika puncak pertunjukan berulah ular-ular itu diambil dari bilik bajunya. 

Untuk mengundang kelompok Seni Pencak Ular ini tidak bisa mendadak, karena paling tidak seminggu sebelum pertunjukan para pemain terlebih dulu harus berburu ular ke sawah, ladang hingga hutan pinggiran desa mereka. 

Begitulah sekilas mengenai pertunjukan kesenian tradisional Pencak Ular yang menarik sekaligus menegangkan bagi penonton.***

Laki-perempuan, tua-muda mencari ular lebih dulu untuk menyongsong
pertunjukan pencak ular. 

Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 10.16

Handro Warisan Budaya Garut yang Hampir Punah

Handro 

Nama : Panca Mustika 
Pimpinan : Drs. Cecep SR
Desa Bojong - Kecamatan Bungbulang - Kabupaten Garut

Sebagaimana di daerah lainya yang pernah memiliki pengaruh kuat penyebaran Agama Islam dan bertahan hingga kini, dan terdapat juga Seni Handro, Begitulah pula Seni Handro yang ada di Kabupaten Garut, karena pada hakikatnya Seni Handro adalah jenis kesenian berlatar belakang penyebaran Agama Islam yang merupakan perpaduan antara hasil budaya parsi atau Arab dengan budaya setempat, dalam hal ini Budaya Parahyangan.

Seni Handro yang ada di Kabupaten Garut ini pertama kali dikenalkan oleh Kyai Haji Sura dan Kyai Haji Achmad Sayuti yang berasal dari Kampung Tanjung Singuru - Kec. Samarang - Kabupaten Garut pada sekitar tahun 1917. Kehadiran KH. Sura dan KH. Achmad Sayuti tentu saja mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Bojong. Maka tidak heran apabila perkembangan Seni Handro sungguh sangat menggembirakan pada waktu itu. 

Sedangkan mengenai Kelompok Seni Handro yang ada di Kecamatan Bungbulang ini diberi nama PANCA MUSTIKA artinya identik dengan kebesaran Kandangwesi, yang mempunyai papakem Panca Mustika atau Lima Mustika, yaitu : 
  • Ulah Ngarempug Tugu (Jangan Melanggar Hukum) 
  • Ulah Ngarempug Canar (Jangan Merubah Keputusan Bersama) 
  • Ulah Ngarempug Meulah Pamali (Jangan Merasa Benar Sendiri) 
  • Ulah Ngukut Anjing Belang (Jangan Iri Hati) 
  • Ulah Ngukut Ucing Belang (Jangan Mencari - cari Kesalahan Orang Lain)
Jenis kesenian ini memiliki ciri tertentu dalam gaya dan lagunya. Gaya / Laga adalah gerak gerik yang dilakukan dalam mengisi pertunjukan, pada Seni Handro gerak / gaya diambil dari jurus-jurus pencak silat yang menggambarkan kepatriotan. Sedangkan lagu / liriknya diambil dari sejak pujangga Islam Syech Jafar Al - Barznji.

Waditra (alat musik) yang dipergunakan untuk mengiringi Seni Handro ini terdiri dari ; Rebana, Tilingit, Kempring, Kompeang, Bangsing, Terompet dan Bajidor. Para pemainnya mengenakan busana berupa baju putih dan celana hitam yang dihiasi dengan selendang merah melilit di dada.

Seni Handro menggambarkan kepatriotan para pejuang muslim dalam menentang kaum penjajah. Masyarakat Desa Bojong sebenarnya boleh berbangga hati karena pada saat ini seni tersebut berada pada kondisi yang masih mampu bertahan dengan kemandiriannya. 

Demikian sekelumit riwayat singkat kelahiran seni tradisional Handro yang didalamnya terkandung arti dan makna hakiki dari Maha PEncipta kepada umat-Nnya.***
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 10.03

Sabtu, 27 Mei 2017

Pesona Garut Curug Sangiang Lantang

Pernahkah Anda mendengar Curug Sanghyang Lontang ? Bila Anda merupakan salah seorang traveler yang suka mengeksplor wisata yang ada di Garut mungkin Anda mengenalnya. Objek wisata ini masih merupakan wisata baru yang ada di bawah Gunung Papandayan. Mungkin di Instagram curug ini sudah cukup terkenal akan tetapi media social lain objek wisata ini masih belum banyak diketahui oleh orang banyak. 

Nama sebenarnya untuk curug ini adalah Sangiang Lantang bukan Sanghyang Lontang. Mengapa saya bisa berkata seperti itu ? Itu karena baru kemarin saya melaksanakan survey ke tempat tersebut untuk update informasi tentang pariwisata yang ada di Garut dan bertanya kepada pemilik objek wisatanya, dia mengatakan bahwa memang dahulu tempat ini sempat dinamai Curug Sanghyang Lontang, namun  karena beberapa pertimbangan, curug ini berganti nama menjadi Curug Sangiang Lantang.

"Curug artinya air terjun, sangiang artinya tempat berkumpul dan lantang artinya keras dan jelas jadi curug ini merupakan air terjun tempat berkumpulnya orang - orang dengan pemilik yang jelas bukan pemerintah" begitulah saut dari pemilik curug ini.

Pesona Garut memang terus berkembang sejalan dengan pariwisatanya yang terus berkembang. Jika beberapa bulan kedepan Karacak Valley menjadi trend wisata anak muda yang baru mungkin kini tak menutup kemungkinan Curug Sangiang Lantang juga akan seperti itu. 

Pesona Curug Sangiang Lantang
Curug ini terletak di kaki gunung papandayan, lokasi tepatnya sebelum nangklak dan gununga papandayan garut. Jadi apabila Anda berkunjung ke dua tempat tersebut, sempatkanlah juga untuk melihat Curug Sangiang Lantang ini. 

Kita ulas lebih dalam mengenai curug ini, saat berjalan dari lokasi parkiran motor, Anda langsung menuju kebawah karena memang tak mungkin membawa motor Anda kebawah. Saat anda berjalan kebawah, jalannya memang cukup menarik karena jalan yang sengaja dibuat disana adalah dari pohon bambu yang di belah dan dirapirhkan seperti layaknya jalan pada umumnya. Anda bisa lihat dari gambar dibawah ini. 


Hal tersebut mungkin menjadi salah daya tarik dari bagi para wisatawan. Perjalanan ke bawah menuju ke curug lumayan cukup jauh dan mudun jadi Anda mungkin perlu tenaga yang sedikit ekstra untuk bisa naik ke atas nanti. Sela - sela perjalanan mungkin Anda juga nanti akan menemukan beberapa backdrop dan petunjuk arah yang menunjukan ke lokasi curug tersebut. 


Sesampainya disana mungkin Anda akan disuguhkan langsung dengan curug sangiang lontang. Memang curugnya ini tidak terlalu tinggi akan tetapi cukup besar dan lumayan cantik untuk berfoto. Selain curug disana juga disedikan beberapa fasilitas seperti tempat duduk yang terbuat dari bambu, tempat bersalin, dan juga beberapa saung lesehan. Selain tempat untuk duduk, disana juga tersedia tempat untuk berfoto selfie supaya lebih menarik. Termasuk lambang love yang langsung bila Anda berfoto akan mendapatkan background curug tersebut.


Pesona Garut yang diperlihatkan oleh objek wisata ini memang tidak begitu terlihat, akan tetapi disini anda bisa merasakan betapa elok serta alaminya kota Garut dengan tumbuhan - tumbuhan yang masih hijau. Pokoknya sangat cocok untuk anda yang sedang ingin liburan dari penatnya kota. 

Selain itu, di curug sangiang lantang ini juga sudah terdapat pangulinan seperti tempat berenang atau biasa disebut pangojayan, papalidan dan lain sebagainya. 




Di tempat diatas, Anda bisa melakukan papalidan dengan menggunakan ban mobil ataupun parhu kecil. Rencananya ditempat ini juga akan dibangun beberapa home stay atau penginapan dengan gaya yang modern dan juga tradisional. Kita tunggu saja sampe proses tersebut dilaksanakan. Ohh iyah, yang paling menarik juga di tempat ini, sudah terdapat tempat painball, jadi bagi Anda yang suka dengan paintball di Garut Anda bisa melaksanakanya disini.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 13.10

Selasa, 16 Mei 2017

Gathering Archipelago Export di Garut

Perusahaan yang berikutnya menjadi tamu rombongan dari HDG Team yang melaksanakan paket wisata ke Garut adalah Archipelago Export dari Cirebon, yaitu perusahaan di bidang Manufacturers of Outdoor & Alfresco Furniture. Jumlah gathering dari perusahaan ini adalah sekitar 250 orang dewasa dan juga anak - anak, dengan memilih hotel kampung sumber alam Garut sebagai pusat dari gathering atau tempat menginap untuk perusahaan tersebut beristirahat. 

Tak disangka, Archipelago Export ini sengaja liburan ke Garut karena melihat Pesona Garut yang sungguh luar biasa dengan kondisi alamnya yang sangat mengesankan. Banyaknya tempat wisata alam seperti Candi Cangkuang dan Gunung Papandayan mampu membuat perusahaan ini mengalihkan tempat gatheringnya menjadi ke Garut. 

Gathering kali ini dilaksanakan selama 3 Hari 2 Malam dengan rondown acara sebagai berikut.


Perjalanan Menuju Garut 


Sama halnya seperti biasa, rondown tiap gathering dimulai dengan perjalanan tamu dari Cirebon menuju ke Garut. Dengan penjemputan oleh team dari kami HDG Reborn, rombongan tamu mulai berangkat dari cirebon pukul 06.30 WIB dan perkiraan bisa sampai ke Garut pukul 11.30 WIB. Perjalanan yang kami lalui dari Cireborn yaitu : Cirebon - Majalengka - Kadipaten - Sumedang - Bandung - Cileunyi Garut.

Tiba di di Garut


Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, dari Cirebon hingga ke Garut akhirnya rombongan tamu tiba di Garut tepatnya di daerah Leles karena akan melaksanakan wisata ke Candi Cangkuang Garut. Namun mengingat pada hari tersebut adalah hari Jum'at maka setibanya di Garut pukul 11.00 WIB rombongan tamu melaksanakan shalat berjamaah dahulu di mesjid deket rumah makan sari cobek yang berlokasi tidak jauh dari Candi Cangkuang. 

Setelah selesai jum'atan, perjalanan dimulai langsung dilanjutkan untuk melaksanakan makan dahulu di Rumah Makan Sari Cobek Garut sebelum nantinya dilanjutkan untuk wisata ke Candi Cangkuang karena selama dalam perjalanan pastinya akan sangat lapar mengingat perjalanan yang dilakukan kurang lebih selama 5 jam perjalanan.


Wisata Candi Cangkuang 


Wisata Candi Cangkuang pun dilakukan pada pukul 13.30 WIB setelah selesai melaksanakan makan siang di sari cobek dengan di dampingi juga oleh guide HPI (Himpunan Pramuwisata Garut) langsung. Selama dalam perjalanan menuju ke Candi Cankuang, disana saya beserta rombongan dari Archipelago Export melalui beberapa tempat wisata menarik lainya yaitu Situ Cangkuang dan juga Rumah Adat Kampung Pulo. 

Di Kampung Pulo tersebut, ada beberapa dari guide HPI yang menjelaskan tentang sejarah kampung adat tersebut yang dimana dalam sejarah tersebut salah satunya dijelaskan bahwa setiap laki - laki yang sudah menikah disana harus meninggalkan kampung tersebut paling lama 2 minggu, karena kampung tersebut menerapkan sistem tidak bisa di tambahkan dan juga dikurangkan masyarakatnya. 

Setelah melewati kampung adat pulo akhirnya kami sampai di lokasi Candi Cangkuang. Sampai di lokasi Candi disana juga ada sesepuh yang menjelaskan tentang sejarah candi tersebut dan makam yang sangat terkenal disana yaitu Makam Eembah Dalem Arif Muhamad yang merupakan salah satu dari sekian banyak ahli amanya yang menyebarluaskan agama islam di tatar sunda ini. Disa dijelaskan asal nama dari candi cangkuang tersebut, sejarah adanya candi cangkuang tersebut hingga sejarah dari arif muhamad.

Setelah penjelasan selesai, banyak diantara peserta dari archipelago yang melakukan foto selfie maupun foto grup dengan background Candi Cangkuang. Namun kami pun juga melaksanakan Foto Bersama seluruh karyawan dari Archipelago sebagai dokumentasi penting dari kegiatan gathering tersebut.


Perjalanan ke Kampung Sumber Alam & Check In


Selesai dan puas berfoto selfie akhirnya kamipun melanjutkan perjalanan pada pukul 15.00 menuju ke hotel sumber alam Garut untuk melaksanakan chek in di hotel. Proses chek in langsung dibuatkan skema oleh Team dari HDG supaya pada saat pembagian kunci kamar tidak pabaliut kalau dalam bahasa sunda. Dengan jumlah orang yang sekian banyaknya tersebut, tentunya pasti akan sangat sulit apabila tidak dibantu langsung oleh team dari hdg. Jumlah kamar yang dipake untuk rombongan tamu tersebut adalah 58 kamar termasuk Si Bentang dan juga Babakan Siluhur 1 dan Babakan siluhur 2.

Pada saat pembagian kamar ada juga dari team yang menunjukan kamarnya masing - masing langsung kepada tamu mengingat luas kampung sumber alam yang begitu sangat luas pastinya rombongan tamu akan sangat kebingungan walaupun ada petunjuk menuju kamarnya masing - masing. 


Istirahat / Swimming Time


Setelah selesai pembagian kamar, akhirnya sampai pada saat yang ditunggu - tunggu yaitu istirahat di kamar dan swimming time yaitu jadwalnya istirahat dan berenang di kolam renang sumber alam. Banyak dari peserta yang kecapean sehingga mereka banyak yang beristirahat untuk tidur. Namun tak sedikit para peserta yang juga swimming time atau berenang.

Banyak dari mereka yang berenang di kolam renang air panas sumber alam yang air panasnya sudah tak perlu disebutkan lagi sudah sangat alami dari gunung guntur. Nyamannya berenang di tempat tersbut membuat para peserta ada yang berenang hingga pukul 06. 00 Sore menjelang maghrib.

Makan Malam & Training Motivasi (Bu Intan)


Habis capek - capean berenang enaknya tuh makan malam yah :) hhee itulah yang dilakukan grup dari archipelago. Karena tugas dari kami HDG Team sebagai pendamping yang mempersiapkan segala kegiatan dan juga acara tentunya kami ingin memberikan kenyamanan dan juga pelayanan yang terbaik kepada tamu kami sehingga kami memanjakan setiap tamu rombongan yang memilih kami sebagai pendamping wisata mereka di Garut. 

Selesai makan akhirnya sampai pada acara malam puncak yaitu Training Motivasi dari Ibu Intan Tenisia seorang motivator handal yang sering di pakai di berbagai acara brain motivasion di berbagai acara. Acara ini sangat seru karena para peserta sangat mengikutinya dengan antusias. Seru - seruan hingga menambah motivasi bekerja para karyawan sangat terasa dengan kalimat - kalimat bijak dari Ibu Intan. Bahkan ketika sesi terakhir yaitu hipnoterapi yang biasa saya menyebutnya ada dari mereka yang menangis karena terharu atas kalimat - kalimat dari Ibu Intan. Pokoknya kegiatan acara malam tersebut berhasi sukses. 


Sleeping Beauty 


Gathering hari pertama ditutup dengan sleeping beauty atau tidur malam di kamarnya masing - masing. 

Gathering Hari ke - 2 

Sebelumnya saya meminta maaf karena tidak bisa memberikan riview untuk gathering hari kedua ini, karena pada saat hari kedua yaitu tepatnya pada hari Sabtu 13 Mei 2017 dengan sangat kebetulan ada dari keluarga saya yang sedang sakit sehingga saya harus menjenguknya ke rumah sakit. Namun disini saya memiliki beberapa dokumentasi fotonya semoga ini dapat menjelaskan bagaimana serunya kegiatan gathering hari ke - 2 ini. 

Gathering Hari ke - 3 

ALhamdulilahnya pada saat gathering hari ke - 3, saya bisa kembali ikut menjadi guide untuk kegiatan gathering dari Archipelago ini. Dengan rondown acara sebagai berikut.

Makan Pagi di Resto 

Makan pagi dilaksanakan di Resto Kampung Sumber Alam yang berlokasi di belakang yang dekat dengan kamar babakan siluhur atau dekat dengan lapangan outbound. Makan pagi ini di ikuti oleh seluruh peserta dari Archipelago dengan menu makan seperti nasi goreng, roti bakar dan juga menu makan standar hotel. 

Persiapan Chek Out 

Selesai makan pukul 08.00 WIB ada sedikit waktu buat kembali beristirahat di kamarnya masing masing sebelum kegiatan dilanjutkan dengan persiapan check out dari hotel. Bayak yang menggunakan waktu senggang tersebut untuk berenang kembali dengan berbagai games air dari mereka menggunakan bola. Ada juga yang sedang mempersiapkan terlebih dahulu barang - barangnya supaya tidak ketinggalan. Waktu senggang yang diberikan adalah 2 jam.

Perjalanan ke Sentral Oleh - Oleh Khas Garut 

Akhirnya wisata belanjapun dilaksanakan dengan SBR III sebagai pusat dari oleh - oleh mereka belanja menginat lokasi parkirnya yang luas dan juga makanannya yang lengkap akhirnya kami memilih SBR ini sebagai pusat perbelanjaan dari mereka. 

Makan Siang di Astro Cimaragas Sekaligus Pamitan Pulang

Selesai berwisata belanja perjalanan pun dilanjutkan dengan makan siang di Rumah Makan Asep Stroberri. Selesai makan akhrinya team dari kami pamitan untuk berpisah di Astro Cimaragas. 

Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 13.05

Jumat, 12 Mei 2017

3 Pesona Tempat Wisata di Garut

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kota Garut terjadi karena beberapa hal yang mungkin tidak Anda sadari. Objek - objek wisata dengan pemandangan indah yang jarang ditemui di kota - kota lain selain kota Garut membuat wisata ini selalu menjadi primadona bagi sebagian wisatawan. Dahulunya Garut ini merupakan kota yang sama sekali tidak diperhitungkan. akan tetapi dengan banyaknya tempat wisata di Garut yang memiliki keindahan dan juga pesona yang luar biasa mampu membuat kota ini bisa diperhitungkan menjadi salah satu tempat destinasi pilihan favorit bagi wisatawan. 

Pesona Garut akan tempat wisatanya ini mungkin tidak akan diketahui oleh banyak orang jika tidak ada yang mempromosikan tempat wisata ini. Namun sekarang setelah di promosikan di berbagai sosial media maupun di berbagai website akhirnya objek wisata ini dikenal dan sangat diperhitungkan oleh Indonesia bahkan Dunia. Saya sendiri sangat bangga bahwa tempat kelahiran saya ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit. 

Berikut ini saya memiliki 5 Pesona tempat wisata di Garut yang membuat kota Garut ini jadi diperhitungkan dimata dunia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.


1. Pesona Gunung Papandayan Garut


Gunung Papandayan Garut

Gunung Papandayan Garut merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Gunung ini tidak seperti layaknya gunung - gunung pada umumnya karena untuk menjangkaunya tidak sesulit seperti Gunung Guntur ataupun Gunung Papandayan. Untuk menjangkau gunung ini hanya dibutuhkan tenaga yang terlalu ekstra. Selain itu, banyaknya daya tarik wisata seperti :
  • Kawasan Kawah Jalan dan Jalur 
  • Bumi Perkemahan 
  • Ghober Hoet
  • Pondok Saladah
  • Hutan Mati 
  • Padang Edelweiss
  • Dan juga Flora dan faunanya 
Membuat tempat wisata ini menjadi salah satu pilihan wisata dari wisatawan yang sedang melaksanakan liburan di Garut. Menurut saya pribadi, Gunung Papandayan Garut ini merupakan tempat wisata yang tiada tandingannya jika dilihat dari pesona dan pemandangannya. Jika Anda liburan ke Garut namun tidak mengunjungi objek wisata ini, Anda sangat rugi. 

Memang banyak yang mengatakan tiket masuk untuk gunung papandayan ini sangat mahal setelah dikelolanya oleh pihak PT. Ail. Akan tetapi sekarang tiket masuknya sudah kembali normal dan tidak terlalu mahal. Anda bisa baca artikel saya mengenai Pesona Gunung Papandayan Garut

2. Candi Cangkuang Garut


Candi Cangkuang Garut

Sebuah candi hindu yang terletak di Kecamatan Leles Garut Jawa Barat juga memiliki pesona yang cukup untuk membuat wisatawan tertarik. Pesona candi hindu dan juga sejarahnya mengenai candi tersebut membuat tempat wisata ini digemari oleh berbagai wisatawan yang berkunjung. Namun kebanyakan wisatawan yang berkunjung kesini biasanya dari rombongan wisatawan yang melaksanakan gathering ataupun paket wisata.

Sebelum sampai di lokasi candi, ketika Anda ingin berkunjung kesana dari lokasi parkiran, Anda diharuskan dahulu untuk melewati Situ Cangkuang dengan menggunakan rakit yang besar. Rakit tersebut hanya bisa Anda gunakan setelah terisi penuh dengan jumlah orang 20 orang. Apabila Anda berangkat dengan membawa rombongan, maka rakit tersebut bisa langsung berangkat. Kedalaman situ bagendit ini adalah 1 meter, tidak terlalu dalam.

Setelah melewati Situ Cangkuang, Anda juga tentunya akan melewati sebuah perkampungan dengan adat dan kebudayaan yang masih kental dan sangat terjaga yaitu Rumah Adat Kampung Pulo. Disana Anda bisa bertanya - tanya langsung kepada penghuni rumah bagaimana sejarah ataupun asal - usul rumah adat tersebut. Yang saya tahu, di rumah adat tersebut jika anak laki - laki dari mereka menikah, maka dalam waktu 2 minggu mereka harus keluar dari kampung tersebut.

3. Objek Wisata Darajat Pass


Objek Wisata Darajat Pass

Mungkin tempat wisata yang satu ini Anda sudah mengetahui ataupun mengenalnya, karena tempat wisata ini sangat populer untuk berbagai kalangan wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan luar Garut seperti Jakarta, Surabaya dan juga Bandung. Objek wisata ini sangat digemari karena pesonanya yang luar biasa. Pesona Alam Garut yang ditampilkan oleh objek wisata ini berupa alam pegunungan dan hijaunya perkebunan dengan suasana yang khas dan juga dingin.

Berbagai akomodasi di objek wisata ini sudah lengkap, mulai dari hotel, penginapan, lokasi outbound tempat parkir yang luas, kolam renang hingga rumah makan. Untuk itu ketika Anda ingin menginap di objek wisata ini Anda tak perlu khawatir karena sudah terdapat banyak hotel dan juga penginapan seperti Penginapan di Darajat, Bungalow VIP Puncak Darajat, Hotel Green Hero Darajat dan lain sebagainya. 

Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 17.31

Senin, 08 Mei 2017

Gathering PT. Pertamina Pusat Jakarta di Garut

Setelah sebelumnya SMA Islam Putradarma yang menjadi rombongan tamu gathering dari HDG Team, kini PT. Pertamina Pusat Jakartalah yang menjadi rombongan tamu gathering HDG pada tanggal 05 - 07 Mei 2017. Gathering ini dilaksanakan selama 2 hari 2 malam, karena kedatangan rombongan tamu dari PT. Pertamina ini tepat pada sabtu malam pukul. 20.00 WIB. 

Gathering kali ini cukup berbeda dari biasanya, karena adanya wisata ke PT. PGE Area Kamojang dan juga wisata ke Pusat Konservasi Elang Kamojang. Adanya wisata ini karena rombongan kami juga merupakan PT. Pertamina Pusat jadi mereka mewajibkan untuk berwisata ke PGE Pertamina area kamojang ini. 





Gathering ini sangat seru dikarenakan kebanyakan peserta dari PT. Pertamina ini sangat lucu, jadi acara gathering ini menjadi semakin seru dan menarik dengan rondown acara seperti berikut ini. 


Hari Ke - 1


Perjalanan Menuju Garut 

Kegiatan ini dimulai dengan keberangkatan dari PT. Pertamina Pusat Jakarta atau biasa mereka menyebutnya dengan panggilan FBS tepat pada pukul 14.30 - 21.00 WIB. Mungkin sengaja keberangkatan ini dilaksanakan pada sore hari karena memungkinkan sampainya di Garut pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemacetan dijalan. 

Tiba di Garut & Makan di Rumah Makan Cibiuk


Rombongan tamu dari pertamina ini tiba di Garut tepat pukul 20.00 WIB atau pukul 08.00 Malam. Mereka langsung diarahkan untuk menuju Rumah Makan Cibiuk yang terletak di Jl. Cikuray No. 23 Garut Kota, Regol Kabupaten Garut untuk melaksanakan makan malam. Kami sengaja memilih rumah makan ini mengingat lokasi hotelnya yang cukup dekat dari sana dan juga suasana rumah makannya yang sangat pass untuk tamu dari Jakarta yang biasanya bila liburan ke Garut suasana perkampungannya harus ada.






Check In Hotel Kampung Sumber Alam 


Selesai makam malam, perjalanan dilanjutkan untuk check in di hotel dan hotel yang mereka pilih untuk tempat bermalam dari PT. Pertamina ini adalah Hotel Kampung Sumber Alam Garut. Sebenarnya pilihan dari PT. Pertamina ini adalah Kamojang Green Hotel & Resort dan juga Kampung Sampireun Garut. Namun karena kedua hotel itu sudash penuh atau full booking jadi para peserta memilih Hotel Kampung Sumber Alam Garut sebagai tempat beristirahatnya.

Kebetulan saya sendiri tidak bisa mendokumentasikan kegiatan check in ini karena pada saat di perjalanan dari Rumah Makan Sari Cobek menuju ke Hotel Sumber Alam, ban motor yang saya bocor. 


Sleeping Beauty


Setelah Chek In di hotel, para peserta langsung beristirahat mengingat perjalanannya yang cukup jauh dari Jakarta dan Gathering Hari Pertama dari PT. Pertamina Pusat Jakarta ini ditutup dengan Sleeping Beauty di kamarnya masing - masing. 

Hari Ke - 2 


Gathering PT. Pertamina Pusat Jakarta di Garut berlanjut d hari ke - 2, tepatnya hari Sabtu, 06 Mei 2017 dengna kegiatan yang semakin seru dan juga menarik. 

Sarapan Pagi


Kegiatan ini dimulai dengan persiapan dan juga sarapan pagi di restorant Hotel Kampung Sumber Alam, tepatnya pukul 07.00 Pagi. Menu makanan sarapan pagi disini memang cukup lengkap jadi para peserta bisa memilih yang mereka suka. Ada Nasi Goreng, Roti, Roti Bakar, Bubur dan lain sebagainya. Minumannya juga beragam mulai dari air putih, jus dan juga tea & kopi hangat.














Pelepasan Elang & Baksos di PGE Kamojang


Ini sebenarnya yang paling saya tunggu - tunggu menginat moment seperti ini belum pernah sama sekali dilaksanakan oleh HDG Team. Kegiatan ini juga yang paling penting menurut saya, saya bisa mendokumentasikan moment ini untuk saya promosikan di website http://www.wisatadigarut.com/  ini. 

Sebelum ke Pelepasan Elang Kamojang, kami pertama berangkat dulu ke PGE Kamojang yang terletak di Laksana, Ibun Bandung. Memang tepat wisata ini sudah masuk ke area bandung namun lokasinya lebih dekat ke kota Garut. Maka dari itu banyak yang menyebutkan wilayah tersebut sebagai tempat wisata di garut.















Di PGE Pertamina ini kami berhenti dan mulai masuk ke kawasannya. Disini saya terkejut ternyata sumber gas dan juga listrik yang dihasilkan untuk rumah - rumah kita itu beberapa diantaranya yaitu berasal dari sini. Saya sangat takjub ketika melihat hal tersebut apalagi setelah bagian dari PGE ini menerangkan segala hal tentang PGE Kamojang ini. 

Moment bakti sosial dari PT. Pertamina pusat ini juga menarik, mereka memberikan beberapa sumbangan dan juga hadiah untuk anak - anak sekolah disana, kelapa desa disana dan juga untuk PGE area kamojang tersebut. 

Setelah selesai melaksanakan baksos tersebut kegiatan berlanjut dengan berfoto dengan background kawasan area kamojang tersebut yang menurut saya sangat keren. Coba saja Anda lihat dokumentasi foto berikut ini. 


Pelepasan Elang 


Sepulang dari baksos ke PGE Area Kamojang, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan elang yang masih masuk ke area kololaan PGE Kamojang. Nama kawasan ini disebut Pusat Konservasi Elang Kamojang. Disini para peserta langsung diperkenalkan dengan macam - macam elang dan juga makanannya.















Gambar - gambar seluruh elang yang ada di Indonesia bahkan di Dunia disini semuanya lengkap ada dan diperkenalkan kepada rombongan tamu dari PT. Pertamina. Tercatat elang yang ada di area kamojang ini seluruhnya ada 66 elang dan 22 elang yang telah dilepaskan ke habitatnya atau ke alam bebas. 

Elang - elang disini kebanyakan berasal dari pemberian dari masyarakat serta rajia dari masyarakat yang dengan sengaja menangkap dan membudidayakannya di rumah masing - masing. Karena seharusnya elang ini tidak boleh di rawat oleh perorangan dan harus dilepaskan pada habiatnya. Yang lebih menariknya lagi, Konservasi Elang ini seluruh dananya di danai oleh PGE Kamojang.

Perjalanan Menuju ke Kampung Sampireun


Setelah selesai melaksanakan pelepasan elang kegiatan dilanjutkan dengan berkunjung ke Kampung Sampireun Garut untuk sejenak beristirahat shalat dan minum jus disana. Selain untuk tujuan tersebut, HDG Team juga sengajak mengajak tamu dari PT. Pertamina ini untuk memperkenalkan kembali Hotel Kampung Sampireun kepada seluruh masyarakat di Jakarta.









Tracking ke Saung Desa Ciburial


Karena beberapa Games yang akan dilaksanakan di Ciburial, maka kegiatan tracking pun dilaksanakan dari Kampung Sampireun menuju ke Desa Wisata Ciburial. Perjalanannya dilakukan dari belakang hotel sampireun supaya lebih dekat.








Di Desa Ciburial, para peserta melaksanakan beberapa games diantaranya :
  1. Paintball
  2. Gebuk Bantal &
  3. Ngagogo
Ketiga games ini cukup menarik dan juga ser, kekocakan dari para peserta menambah serunya games - games tersebut.




























Selesai melaksanakan games diatas, kegiatan juga dilanjutkan dengan snack bakso alias makan bakso khas ciburial. Bakso ini sebenarnya adalah salah satu makanan khas garut yang sudah turun temurun sejak lama dan merupakan salah satu makanan yang paling enak menurut saya pribadi. 

Perjalanan Pulang Ke Hotel & Persiapan Acara Malam


Selesai capek - capean memang sangat cocok untuk makan bakso tersebut dan akan terasa lebih nikmat. Namun kenikmatan tersebut akan lebih terasa ketika Anda langsung beristirahat. Hal itulah yang kami manjakan untuk setiap tamu kami. Setelah makan bakso kegiatan dilanjutkan untuk kembali ke hotel pada pukul 15.30 dan beristirahat sejenak sebelum nantinya dilanjutkan untuk acara malam. 


Makan Malam di Sumber Alam


Istirahat selam 2 jam mungkin sudah cukup untuk melanjutkan ke acara malam. Pertama dilanjutkan dengan makan malam di restoran atas sumber alam. Untuk memberikan makan malam yang nikmat, makan malamnya juga ditemani oleh live musik, sebelum acara dilanjutkan dengan acara komedi dari FBS ini. beberapa acara komedi terseut diantaranya :

  1. FBS Idol
  2. Stand Up Comedy Tim Manajemen
  3. Pembagian hadiah untuk beberapa acara komedi

Sleeping Beauty



Dan acara gathering hari ke - 2 ditutup dengan sleeping beauty pada pukul 23.00 WIB


Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 19.10