Paket Liburan Murah

Anda bisa mendapatkan harga terbaik, karena lokasi tim kami yang betul-betul berada satu kota dengan Hotel atau Penginapan yang akan dituju karena kami hanya fokus di Bungalow, Villa, Kamar Hotel dan Penginapan serta Rumah Sewa yang berada di Kabupaten Garut.

Paket Wisata ke Puncak Darajat Garut

Paket Wisata ke Garut untuk rombongan cukup besar yang berencana akan melaksanakan Outing Perusahaan ataupun Gathering keluarga besar dengan target menginap di Puncak Darajat Garut sekaligus mendapatkan fasilitas Outbound di Mulih ka Desa.

Arung Jeram di Garut

Anda Hobi Arung Jeram ? Sering Rafting di berbagai Tempat ? Jika anda seorang 'petarung Jeram' berpengalaman, belum layak menyandang gelar 'Tukang Arung Jeram' jika belum mencoba Rafting dan jibaku di Jeram Sungai Cikandang Garut.

Wisata Alam Pantai Garut Selatan

Dengan pemandangan alam yang begitu alami menjadi daya tarik tersendiri bagi kita saat berwisata di Garut, dengan pegunungan dan pesawahan yang hijau dan asri membuat kita puas saat berlibur di kota intan tersebut.

Daftar Lengkap Objek Wisata

Tempat wisata di Kabupaten Garut sangat cocok untuk kita yang ingin menghabiskan masa liburan anda bersama keluarga atau teman-teman. Garut bagian dari tempat wisata yang ada di jawa barat yang indah dan mempesona.

Dimanapun tempat anda menginap, kemanapun Destinasi Wisata anda di kota Garut, pastikan HDG Team yang mendampingi liburan anda!

Rabu, 11 Februari 2015

Surak Ibra Kesenian Tradisional Khas Garut

Setelah sebelumnya Wisata Garut memperkenalkan Dodombaan sebagai salah satu Seni Tradisional Khas Garut, kali ini kami akan memberikan review tentang Surak Ibra yang merupakan salah satu Kesenian Mistis dari Garut.

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya., Keunikan dan keberagaman budaya Indonesia ini menjadikan modal dasar pembangunan bangsa.  Berbagai jenis budaya bangsa harus tetap dipelihara dan dilestarikan  sebagai upaya mempertahankan jati diri bangsa. Kesenian daerah merupakan salah satu jenis budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.



Setiap daerah memiliki kesenian daerah yang menjadi cirikhasnya. Salah satunya kesenian daerah Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Garut yaitu Surak Ibra. 

Kesenian ini belum banyak dikenal oleh masyarakat di luar kabupaten Garut.Di kalangan masyarakat Garut, kesenian ini pada mulanya dikenal sebagai kesenian Boyongan atau Boboyongan yang menampilkan seorang tokoh masyarakat yang bernama Pak Ibra, seorang pendekar pencak silat yang memiliki kharismatik di Kabupaten Garut. 

Berdasarkan nama Pak Ibra inilah, kemudian menjadikan nama kesenian Boyongan atau Boboyongan ini menjadi SurakIbra. Hal itu dilakukan oleh masyarakat kabupaten Garut sebagai penghormatan terhadap Bapak Ibra.

Pada masa yang lalu, pertunjukan seni Surak Ibra ini dipertunjukkan pada pesta-pesta di Garut, yang biasa dikenal sebagai Pesta Raja. Apabila para dalem (keluargabangsawan=bupati) Garut mengadakan hajatan. Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan jaman, pertunjukan Surak Ibra menjadi seni pertunjukan khas Kabupaten Garut. 

Hiruk pikuk tetabuhan alat musik tradisional berpadu dengan suara para pemain saling sahut memasuki arena alun-alun. Kesenian ini sangat sederhana tapi mengundang mata untuk melihat karena warna-warni pakaian belasan pemain.

Sementara alat yang digunakan hanya seperti dua bonggol bambu, kentongan bamboo, angklung, dan suling. Kata-kata yang dilontarkan pun terdengar sederhana tapi sesuai dengan irama musik dan mengalun seperti musik acapella.

Para pemain akan membentuk lingkaran yang mirip arena tari kecak asal bali. Di luar lingkaran akan berjajar pemain musik, dengan baju yang berbeda warna, yang akan lalu lalang sambil membunyikan alat musik yang mereka bawa. Sementara di tengah lingkaran, ada seorang pemain yang mengenakan baju beda sendiri, yang akan menari mengeliling lingkaran, sambil sesekali menyambangi para pemain di lingkaran.

Kesenian ini berakhir, dengan diusungnya si pemain tunggal di tengah lingkaran, yang sesekali dilempar ke atas sebagai wujud kegembiraan dan penghormatan.

Dalam perkembangan berikutnya, Surak Ibra sering kali ditampilkan dalam upacara hari-hari besar nasional, seperti HUT kemerdekaan RI. Pada awal kelahirannya, Surak Ibra berasal dari Desa Cinunuk, KecamatanWanaraja, Kabupaten Garut. 

Di Cinunuk sendiri ada organisasi masyarakat yang bernama Himpunan Dalem Emas (HDE) yang turut melestarikan kesenian Surak Ibra. Namun,dengan pertimbangan bahwa Surak Ibra ini sudah menjadi milik negara, maka pada tahun 1948 HDE dibubarkan dan pengelolaan kesenian ini dilanjutkan aparat desa hingga sekarang.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 17.31

Selasa, 10 Februari 2015

Kampung Sampireun Garut

Berbicara tentang kota Garut, tentu pemikiran kita akan langsung tertuju pada tempat-tempat wisata yang sangat alami dan masih kental akan ketradisionalanya. Mungkin banyak diantara kita yang masih tidak tahu akan kekayaan alam pariwisata kota Garut, bahkan yang sudah lama menetap atau original dari Kota Garut pun mungkin saja belum banyak tahu dengan objek-objek wisata yang ada selama ini.










Karena itu, akan sungguh disayangkan jika kita melewatkan keindihan yang dimiliki salah satu Kota di Jawa Barat ini. Dari sekian banyak objek wisata di Garut, juga memiliki penginapan-penginapan yang tidak kalah mewah, indah nan eksotis dengan penginapan-penginapan di Kota besar lainya. Terutama dengan nuansa tradisional dan alaminya, nilai ini lah yang membuat penginapan di Garut sangat cocok untuk melepas penat para calon wisatawan setelah sibuk dengan macam pekerjaannya.








Salah satunya adalah Tempat Wisata di Garut Kampung Sampireun, terletak di Desa Sukakarya, Samarang – Garut. Dengan luas kurang lebih 4 hektar, dilengkapi 1 hektar danau/situ yang menjadi salah satu iconya Kampung Sampireun. Dengan konsep tradisional-modernnya, Sampireun menyuguhkan adat Sunda yang sangat kental. Saat anda tiba di Sampireun, selain mendapakan pemandangan yang sangat asri, di Lobby anda juga akan disambut dengan iringan musik tradisional yang dimainkan live oleh seniman musik dari Sampireun.  











Selama berada di Lobby, anda juga akan dimanjakan oleh rasa hangat dari Bandrek yang disajikan oleh staff Sampierun, karena itu istirahat sejenak di Lobby sebelum menuju kamar juga akan sedikit mengobati rasa lelah anda selama perjalanan.

Wisata Kampung Sampireun menyediakan beberapa pondok dengan unsur bambu dan kayu serta atap ijuk sehingga membuat suasana yang lebih ngampung namun tetap elegan dan nyaman saat ditempati. Sampireun juga mempunyai type suit modern masa kini, tapi masih mempertahankan keasrianya. 

Tata-tata letak pondok di Sampireun tidak hanya berpusat pada satu lokasi, dengan luas yang dimiliki, Sampireun menempatkan beberapa pondok dibeberapa tempat, seperti beberapa pondok yang berada tepat di samping danau, dan untuk menuju pondok-pondok ini selain dengan berjalan kaki juga dapat menggunakan perahu dayung yang sudah tersedia di pelabuhan kecil di depan Lobby, kemudian yang terletak agak lebih tinggi dari danau dengan sedikit berjalan kaki lagi. 



Kedua pilihan untuk menuju pondok-pondok tersebut sama senangnya, sama indahnya, sama kerennya, yang membedakan hanya kaki dan perahu. Untuk pondok yang berada di sisi danau, masing-masing memliki perahu pribadi untuk digunakan. Selain itu, terdapat juga resto apung mini di tengah-tengah danau yang biasa di gunakan untuk candle-light dinner. Danau di Sampireun juga terisi ikan-ikan besar, tentu saja ikan-ikan ini menambah pemandangan yang memanjakan mata.

Sementara itu, untuk lebih memanjakan para pengunjung, Kampung Sampireun Garut juga menyuguhkan kolam khusus berenang dan tempat pijat reflexi. Tidak heran jika kedua fasilitas ini menjadi salah satu yang tidak boleh dilewatkan di Sampireun.

Nah... untuk para pelancong yang ingin merasakan suasana asri dan alaminya Kampung Sampireun, jangan ragu untuk datang dan melihat langsung ke lokasi. Jika ingin melaksanakan Family Gathering ataupun Company Outing bagi rombongan besar yang akan melaksanakan Paket Wisata Kampung Sampireun, demi kenyamanan serta membuat liburan anda lebih seru kami sarankan tour anda ke Garut didampingi pemandu wisata terbaik di Garut yaitu HDG Team.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 07.56

Senin, 02 Februari 2015

Pendakian Gunung Papandayan dan Guntur Ditutup Sementara

Untuk anda yang ingin mendaki Gunung Papandayan dan melihat keindahan Kawah, Padang Edelweiss serta Hutan mati harus menunggu keinginannya untuk sementara dikarenakan dua tempat wisata alam di Garut tersebut saat ini ditutup sampai dengan akhir bulan Maret 2015.












Jalur pendakian menuju Gunung Papandayan dan Gunung Guntur ditutup sementara. Penutupan berlangsung selama 2 bulan mulai Senin (2/2/2015) ini hingga 31 Maret 2015 mendatang. Penutupan dilakukan selain sebagai upaya pemulihan ekosistem, juga karena cuaca ekstrem yang kerap melanda Garut belakangan ini.




Pemerhati wisata dari Jelajah Garut, Ilham Alauddinoor menyambut baik penutupan tersebut. menurutnya, jalur pendakian kedua gunung tersebut sangat sangat jarang ditutup padahal keduanya termasuk objek wisata alam yang paling banyak dikunjungi.

Papandayan tergolong gunung yang mudah didaki baik oleh pendaki pemula sekalipun. Gunung Papandayan sangat mendesak untuk ditutup terlebih lagi setelah diserbu pendaki pada 17 Agustus tahun lalu. Kala itu, hampir 2.000 orang memadati Gunung Papandayan pada saat bersamaan. Sedangkan Gunung Guntur kerap dikunjungi karena lokasinya yang berada di kawasan perkotaan Garut sangat mudah dijangkau.




“Jalur pendakian Gunung Guntur dan Papandayan sangat langka ditutup. Padahal layaknya tuan rumah, gunung juga butuh istirahat dari kunjungan tamu yang tidak pernah berhenti. Apalagi saat ini cuaca sedang tidak bersahabat,” ujar Ilham di kediamannya, Jalan Cimanuk, Garut, Minggu (1/2/2015).

Pernyataan resmi penutupan jalur pendakian dua destiansi utama wisata alam di Garut itu dikeluarkan Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Barat melalui suran nomor S. 189/BBKSDA.JABAR-5/2015 bertanggal 29 Januari 2015.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III, Djundjun Nurzaman menyatakan, putusan untuk menutup jalur pendakian tersebut dilakukan sebagai respon terhadap permohonan banyak pihak termasuk Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat.



“Selain untuk mengutamakan keselamatan pengunjung, penutupan sementara ini bertujuan untuk pemulihan eksosistem kawasan,” ujar Djundjun.

Salah satu usulan penutupan jalur pendakian Gunung Guntur disampaikan Komandan Koramil Tarogong, Kepten Inf Sutopo. Aktivitas pendakian dan perkemahan yang dilakukan dalam kondisi cuaca seperti sekarang ini sangat beresiko. Penutupan sementara jalur pendakian dinilai merupakan putusan paling tepat untuk saat ini.

Untuk pelaksanaanya di lapangan, Koramil Tarogong akan berkoordinasi dengan unsur masyarakat yang biasa mengelola pos pendakian. “Di pos awal pendakian, pengunjung akan mendapat pejelasan kenapa jalur ditutup. Semoga para pendaki dapat memaklumi dan mematuhinya. Kalau pendaki tetap memaksa, harus diigat bahwa resikonya ditanggung sendiri,” ucap Sutopo.

Terkait banyaknya kasus kecelakaan di Gunung Guntur, menurut Ilham, hal itu terjadi karena para pendaki kurang mendapat pengetahuan tentang medan pendakian. Permukaan luar Gunung Guntur berupa hamparan ilalang yang terlihat jelas dari kawasan perkotaan Garut menjadi landasan penilaian terhadap rendahnya tingkat kesulitan.

Padahal, jalur menuju puncak gunung dengan ketinggian 2.249 mdpl itu tergolong sulit. Kondisi jalurnya berpasir dan berbatu. Saat hujan, jalurnya semakin berbahaya. Kabut pun kerap muncul tanda diduga selepas tengah hari.

Kurangnya pengetahuan pendaki tentang medan pendakian terbukti dengan banyaknya kecelakaan yang menimpa pendaki. Pekan lalu, 6 pendaki asal Jakarta dan Depok nyaris tersambar petir. Sebelumnya, 15 pendaki asal Jakarta mengalami kelelahan saat menuruni Gunung Guntur pada pertengahan Juni tahun lalu.

Ilham menyatakan, sejatinya pendaki Gunung Guntur wajib mengantongi izin dari BKSDA setempat karena Gunung Guntur bukanlah objek wisata pendakian.

“Kalaupun diizinkan, sebenarnya pendakian hanya boleh sampai Curug Citiis tapi saat ini berbagai pihak sedang mengusahakan agar dilegalkan sampai ke puncak dengan tunjangan infrastruktur yang memadai,” kata Ilham.

Wisata di Garut menyambut baik keputusan tersebut, dan mencoba untuk mensosialisasikannya kepada para calon wisatawan yang akan berlibur dan berwisata ke kota Garut dengan tujuan pendakian ke Gunung Papandayan ataupun Gunung Guntur. 
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 13.21

Villa Green Hill Resort

Dari namanya saja kita sudah bisa membayangkan bahwa tempat ini akan disetting dengan konsep penghijauan dan pemandangan yang cukup indah dipandang mata. Villa Green Hill menjadi salah satu pilihan anda untuk menginap yang cukup nyaman.







Walaupun berada agak masuk dari jalan raya tarogong, akan tetapi untuk rombongan yang menginginkan keleluasaan pelaksanaan acara  Dengan kisaran harga dari 700 ribu untuk yang satu kamar, sedangkan harga sewa untuk yang 2 kamar adalah 900 ribu, dan yang terakhir tarif sewa Green Hill Resort yang Suite dua kamar (dua lantai dan agak luas) Rp. 1.250.000,-











Tempat ini dimiliki oleh salah satu pengusaha muda yang cukup sukses di Garut bernama Faizal, untuk selanjutnya blog Wisata di Garut akan menyampaikan beberapa daftar villa berikut pemiliknya dikarenakan adanya klaim (bahkan dipublish di salah satu media yang cukup terkenal di Indonesia), yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya atas kepemilikan Villa-villa yang ada di Garut.

Untuk itu, kami akan menyampaikan dengan detail kekurangan serta kelebihan setiap tempat yang akan dijadikan tempat menginap berikut nama pemilik dan rates terbarunya, agar para wisatawan bisa lebih tetap menentukan pilihan Villa di Garut yang mana yang sesuai dengan budget serta kebutuhan mereka.
Demi keamanan dan kenyamanan bookingan beberapa Villa di Garut anda bisa langsung memesannya via Traveloka yang merupakan salah satu mesin engine booking dan reservasi Hotel yang sangat populer dan bonafid serta terkenal di Indonesia. Selain itu anda bisa memesan lewat salah satu Agen Travel Terpercaya dan pemandu Wisata terbaik di kota Garut yaitu HDG Team yang bernaung dibawah CV Hotel di Garut dengan website utama www.hoteldigarut.net atau www.hdgteam.com

Selain itu anda bisa langsung menghubungi manajeman Villa dan Resort langsung kepada owner dan manajemen yang menaunginya seperti Villa Green Hill Resort yang alamat website resminya adalah www.greenhillgarut.net (website ini Asli dibawah manajemen dan Owner Villa Green Hill), ini kami sampaikan dikarenakan ada pihak yang tidak bertanggung jawab dan tanpa rasa malu melakukan klaim dan membuat domain greenhillgarut.com (palsu dan bukan pemilik serta tidak ada hubungannya dengan manajemen Villa Green Hill Garut, serta websitenya berisi berita serta data yang tidak update dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya di lapangan baik dari sisi harga dan kondisi real di lapangan).
Hal ini Wisata di Garut sampaikan agar para wisatawan mendapatkan info valid, akurat, update serta terpercaya serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat melakukan booking Villa dan reservasi tips dan cara pemesanan Villa di Garut.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 00.54