Makam Sunan Cipancar Limbangan

Kota Garut selain memiliki keindahan persawahan yang sangat luas, udara yang sejuk dan asri, seperti pesona yang dipancarkan Kampung Sampireun Garut ataupun Kawasan Wisata Darajat Garut, juga merupakan salah satu daerah yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi serta terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti benda-benda purbakala dan situs-situs makan keramat yang dapat dijadikan salah satu warisan budaya yang masih terjaga keasrianya hingga saat ini. Salah Satu dari beberapa makan keramat yang ada di Garut dan menjadi salah satu destinasi objek wisata di Garut yang masih banyak di kunjungi oleh para peziarah adalah Makam Sunan Cipancar Garut.







Sejarah kota Garut sebenarnya tidak akan terlepas dari kabupaten Limbangan yang merupakan cikal bakal terbentuknya kota Garut. Peran kaum ulama yang menyebarkan islam hingga mewarnai corak kehidupan masyarakat Garut pun tak kalah pentingnya. Tak heran, sebaian kalangan menyebutkan bahwa kota Garut layak dijuluki sebagai kota ulama, karna banyaknya sumbangsih para ulama yang membina kota Garut. Selain Situs Ciburuy Bayongbong  yang merupakan salah satu destinasi objek wisata ziarah di Garut, Makam Sunan Cipancar ini juga sudah dikenal oleh hampir semua masyarakat kalangan peziarah teutama masyarakat Garut.

Salah satu tokoh ulama sekaligus umara yang peranya tak bisa diabaikan pada masa penyebaran islam di pedalaman Jawa Barat, khususnya Garut adalah Sunan Cipancar.  Selain eksis di penyebaran islam, ia pun tokoh yang menurunkan bupati-bupati Limbangan. Hal itu sebelum kemudian sebelum alasan politis, Limbangan, dipindahkan dan berubah menjadi Kabupaten Garut. Karena itulah, tak salah jika masyarakat Garut, menziarahi makam Sunan Cipancar di Kampung Pasir Astana, Desa Pasirwaru, Kecamatan. Balubur Limbangan. 







Hal itu penting selain sekedar berdoa dan memberikan penghormatan atas jasa-jasanya dalam menyebarkan islam, juga untuk menelisik kembali alur sejarah Kabupaten Garut, termasuk pesan-pesan moral yang diamanatkan para leluhur masyarakat Garut sendiri, dalam menata bangungan kehidupan masyarakatnya. 

Sebagai Cagar Budaya Situs Makam Cipancar memiliki arti penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Dari aspek arkiologi jirat dan nisan makam masih memiliki keaslian sebagai tradisi peninggalan megalitik. dan aspek sejarah tokoh adalah seorang penyebar Agama Islam didaerah Limbangan dan sekitarnya. Sunan Cipancar memilikinama lain, yaitu Sunan Pancer sedangakan nama aslinya adalah Limansenjaya Kesumah. Beliau dilahirkan pada tahun 1510, anak dari Prabu Hande Limansenjaya, yang kemudian menggantikan ayahnya menjadi Penguasa di Galuh Pakuan, Limbangan.



Hampir setiap harinya ada banyak orang yang datang ke pemakaman Sunan Cipancar. Apalagi dari kalangan peziarah pesantren yang selalu membawa banyak orang untuk datang ke pamakaman ini. Jika masuk ke kawasan Makam Sunan Cipancar, anda akan di sambut hangat oleh beberapa anak-anak pesantren di kawasan tersebut sebagai sambutan hangat kepada peziarah yang datang ke tempat wisata ziarah Makam Sunan Cipancar Limbangan Garut tersebut.

Tidak ada komentar :