Dimanapun tempat anda menginap, kemanapun Destinasi Wisata anda di kota Garut, pastikan HDG Team yang mendampingi liburan anda!

Senin, 23 Juni 2014

Wisata Candi Cangkuang Garut

Wisata Candi Cangkuang Garut kembali populer setelah HDG Team sering membawa rombongan tamu yang melaksanakan Gathering ataupun outing ke lokasi rekreasi ini. Sudah ratusan bis yang didampingi HDG Team untuk datang dan menikmati pemandangan alam di Situ Cangkuang Garut, mencoba naik rakit serta mempelajari wisata sejarah dari Kampung Adat Pulo dan sekitarnya.







Anda mempunyai rencana untuk melakukan Wisata di Garut ? Candi Cangkuang adalah salah satu tempat wisata yang sudah terkenal di Kota Garut. Candi Cangkuang terletak di 16 Km sebelah utara Tarogong arah jalan menuju Bandung. Tepatnya di Kec. Leles, Garut. Konon katanya, candi ini telah dibangun pada zaman kerajaan Sunda pertama yaitu kerajaan Galuh. Di dekat candi ini terdapat makam peninggalan penganut Agama Islam, yaitu Arief Muhammad.



Uniknya, Candi Cangkuang ini terletak di tengah pulau yang dikelilingi perairan danau Cangkuang (Situ Cangkuang). Maka untuk mencapainya, Anda perlu menggunakan perahu atau rakit bambu yang telah siap mengantarkan ke sana. Suasana perjalanan menuju pulau akan memanjakan Anda, itu dikarenakan kawasan ini masih cukup bersih dan terawat. Di kanan dan kiri Anda, akan ada hamparan teratai dan juga pantulan pepohonan rindang pada air danau. Belum lagi seliweran angin yang menyejukan selama perjalanan. Setelah Anda sampai di pulau, Anda akan disambut oleh para pedagang yang menawarkan aneka makanan ataupun souvenir. 

Di pulau ini ada hal yang unik. Yaitu sebuah pemukiman adat yang bernama Kampung Pulo. Yang unik adalah, kampung ini hanya diisi oleh 6 rumah saja yang saling berhadapan, dengan sebuah Masjid kecil di ujungnya. Dan jumlah rumah ini tidak boleh dikurangi ataupun ditambah. Sedangkan Candi Cangkuang terletak di atas tangga setapak. 


Tapi tahukah Anda bahwa posisi Candi Cangkuang ini tidak diposisikan secara asal? Ya, Candi Cangkuang menghadap Gunung Gede yang diapit oleh Gunung Guntur dan Gunung Kaledong. Sementara pada sisi pulau adalah Gunung Haruman, Gunung Cikuray, dan Gunung Ciremai. Maka, keberadaan Candi Cangkuang itu tepat di pusat bintang segi enam (hexagram), dengan menghadap ke tiga gunung utama yang menandakan Trimurti / 3 Dewa utama (Dewa Siwa, Dewa Wisnu, dan Dewa Brahma). Bagi masyarakat Sunda Kuno, Gunung Gede memiliki makna spiritual yang besar. Melambangkan keagungan, kekuatan, kehancuran, dan penciptaan. Sebagaimana metafora untuk Dewa Siwa “Supreme Being” terhadap Gunung Gede yang tentu dengan alasan. 

Candi Cangkuang ini berdiri kokoh di antara pepohonan rindang. Apabila Anda melihat dengan sekilas, maka candi ini nampak seperti Candi Prambanan ataupun Pura. Akan tetapi, candi ini lebih sederhana dan polos. Tidak ada ukiran maupun relief. Hanya terdapat patung Dewa Siwa di dalam candi. Tapi kondisinya cukup memprihatinkan. Bentuknya tak lagi sempurna dengan bagian pinggangnya sudah patah.


Masih banyak teka-teki mengenai Candi ini. Sampai sekarang, asal-usulnya belum diketahui secara pasti. Belum lagi posisinya berada di tengah 6 gunung yang apabila digabungkan menjadi satu kesatuan untuk membentuk sebuah bintang bersegi enam (hexagram), dengan jumlah rumah yang sama dengan jumlah gunung. Tetapi juga, candi ini menghadap ke simbolisme atas Trimurti.





Dan satu lagi, di dekat candi terdapat makam peninggalan Islam dan sebuah Masjid. Menarik untuk diselidiki bukan? Hal ini tentu cocok bagi Anda yang menyukai teka-teki. Selain untuk berekreasi, Anda juga bisa mendapatkan sejarah tentang Sunda Kuno, dan tentunya Anda berkesempatan untuk menyelidiki misteri-misteri yang masih berdiri kokoh di kawasan ini.

Untuk para wisatawan yang berniat melaksanakan liburan dan wisata sejarah ke Candi Cangkuang Garut, kami sarankan untuk didampingi oleh HDG Team terutama bagi rombongan besar perusahaan yang melaksanakan Outing ataupun para siswa sekolah yang Studi Tour ke kota Garut.



Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Hotel di Garut Updated at: 15.31

0 komentar:

Posting Komentar